Inilah Keistimewaan Serta Kisah Nabi Ulul Azmi Secara Singkat

Inilah Keistimewaan Serta Kisah Nabi Ulul Azmi Secara Singkat

Inilah Keistimewaan Serta Kisah Nabi Ulul Azmi Secara Singkat

Dalam kitab suci umat Islam yakni Al-Qur’an berisi banyak cerita mengenai para nabi beserta rasul. Sepanjang perjalanan para pejuang Islam tersebut, tersimpan cerita serta rintangan. Dari sekian kisah yang tersirat diharapkan menjadi pelajaran bagi seluruh umat. Bagaimanakah kisah nabi Ulul Azmi secara singkat? Simak selengkapnya pada ulasan di bawah ini.

Nabi serta rasul yang patut dipercayai ada 25, namun sesungguhnya keseluruhan jumlah nabi ada banyak di dunia. Dari ke-25 rasul yang patut diketahui tersebut terdapat lima nabi yang diizinkan Allah memiliki keistimewaan sebutan Ulul Azmi. Berikut beberapa kisah para nabi beserta mukjizatnya:

1. Nabi Nuh As

Nabi dengan predikat Ulul Azmi yang menarik banyak orang takjub yakni Nabi Nuh. Para pengikut Nabi Nuh kala itu merupakan suatu kaum yang kerap melakukan kesesatan. Satu dari sekian kisah yang cukup terkenal yakni adanya angin besar yang menerpa seluruh kaumnya yang berdusta.

Diantara banyaknya kaum penentang, yang paling menyedihkan yakni putra serta istrinya sendiri. Selain para pengikut setia Nabi Nuh, semua orang yang berdusta tidak mampu selamat terhadap terjangan badai topan. Dari banyaknya sifat serta aqidah dari perjalanan Nabi Nuh yang patut diteladani yakni karakter setia serta selalu bersyukur.

2. Nabi Ibrahim As

Kisah nabi Ulul Azmi secara singkat juga meliputi kisah Nabi Ibrahim. Di zaman Nabi Ibrahim, tersirat cerita jika seluruh kaumnya menentang dengan menyembah batu berhala. Hingga akhirnya suatu ketika Nabi Ibrahim memberanikan diri untuk menghancurkan seluruh berhala sembahan Raja Namrudz beserta pengikutnya.

Baca Juga »  Penyebab Sial Menurut Islam dan Cara Mengatasinya

Alhasil, raja beserta semua pengikutnya marah dan tidak segan untuk membunuh Nabi Ibrahim. Salah satu perintah raja yakni menghukum nabi dengan membakarnya hidup-hidup. Tahukah sobat islami, dengan izin Allah, bara api yang begitu panas dijadikan dingin sedingin es kala api tersebut menyentuh tubuh nabi Ibrahim. Inilah mukjizat Tuhan kepada siapa yang Dia kehendaki.

3. Nabi Musa As

Dalam kisah Nabi Musa, sang raja dikdaya Fir’aun memutuskan untuk membinasakan semua anak laki-laki dan membiarkan hidup semua bayi perempuan. Namun tanpa diduga, Nabi Musa saat bayi diselamatkan oleh istri raja Fir’aun sendiri dan dibesarkan hingga dewasa.

Saat menginjak usia dewasa, beliau melakukan dakwah membawa aqidah agama Islam. Meski banyak yang menentang, namun ketetapan Nabi Musa tidak tergoyahkan. Salah satu mukjizat yang ada pada beliau yakni satu tongkat sakti Nabi Musa yang kemudian bisa berubah menjadi ular.

4. Nabi Isa As

Selain beberapa nabi yang disebut di atas kisah Nabi Isa juga tidak luput dari perhatian dunia. Kelahiran Nabi Isa sendiri adalah sebuah mukjizat, dimana beliau lahir tanpa seorang ayah. Setelah dewasa, atas izin Allah nabi Isa berdakwah meskipun ditentang oleh kaumnya saat itu.

Hingga suatu saat semua orang sepakat untuk membunuh Nabi Isa dengan cara disalib. Melalui bantuan Allah SWT, Nabi Isa ditakdirkan diterbangkan ke langit serta Allah SWT menukar Nabi Isa dengan kaum lainnya. Sesunguhnya yang terbunuh bukan Nabi Isa melainkan kaum lain.

5. Nabi Muhammad SAW

Nabi terakhir sekaligus merupakan utusan akhir zaman yakni Nabi Muhammad SAW. Jadi apabila ada seseorang yang mengaku nabi, maka dapat dipastikan jika itu adalah bohong. Tidak tidak ada mukjizat yang menonjol pada Nabi Muhammad.

Baca Juga »  Inilah Beberapa Cara Merawat Kehamilan Menurut Islam yang Wajib Bunda Tahu

Namun Baginda Rasul mampu memberikan syafaat kepada seluruh umat hingga nanti sampai kiamat. Perjalanan seorang nabi tentu tiada yang mulus, semua merasakan penderitaan berat, begitupun dengan perjuangan dakwah Baginda Rasul Nabi Muhammad SAW. Meski begitu, Rasullulah senantiasa memohon do’a kebaikan bagi seluruh umat.

Kisah nabi Ulul Azmi secara singkat telah tersirat dari beberapa cerita yang tersebut di atas. Melalui dakwah para nabi inilah seharusnya manusia bisa mengambil pelajaran besar. Jika dahulu perjalanan para nabi dan rasul ini begitu berat untuk menegakkan agama, seharusnya kini kita semua juga harus terus teguh dalam beragama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *