Mari Tingkatkan Iman Dengan Mengetahui Cara Menghilangkan Rasa Jenuh Menurut Islam

Mari Tingkatkan Iman Dengan Mengetahui Cara Menghilangkan Rasa Jenuh Menurut Islam

Sebagai manusia biasa, tidak jarang perasaan jenuh seringkali menghampiri. Pada dasarnya ada banyak cara menghilangkan rasa jenuh menurut Islam. Namun untuk mempermudah pemahaman para pembaca di rumah, berikut akan dirangkum beberapa saran yang dianjurkan dalam Islam untuk mengusir rasa jenuh:

1. Melaksanakan Salat

Rasa jenuh merupakan cerminan dari ketidakpuasan atau kurang bersyukurnya seorang manusia. Mengapa? Sebab sesunguhnya apapun yang terjadi dalam hidup seseorang merupakan kehendak dari Sang Pencipta. Oleh karenanya, tiada pantas seseorang merasa jenuh dalam melakoni kehiduan dunia.

Namun, sebagai manusia biasa yang tidak pernah luput dari salah serta ketidaksempurnaan, hal itu masih sering terjadi. Salah satu cara yang bisa dilakukan umat muslim yakni dengan mendirikan salat. Ibadah yang satu ini dapat membantu menenangkan pikiran serta hati seseorang, sebab mendekatkan diri kepada Allah SWT.

2. Berdoa Secara Khusyuk

Cara menghilangkan rasa jenuh menurut Islam berikutnya yakni dengan berdoa. Sekalipun Allah telah mengetahui perasaan serta hati seseorang, namun dengan berdoa secara langsung memberikan rasa puas tersendiri.

Anggap saja diri ini mencurahkan segala rasa yang telah dialami. Dalam setiap doa hendaknya untuk selalu mengucap syukur. Bukan curhat kepada Allah untuk menyesali takdir atau kecewa dengan apa yang terjadi. Hanya kepada Allah seharusnya manusia berkeluh kesah.

3. Mengucap Zikir Kepada Allah SWT

Dalam Islam, semua umat dianjurkan untuk senantiasa berzikir untuk mengingat Allah. Di setiap detik, setiap menit janganlah lupa untuk selalu mengingat Allah. Menghadirkan zikir dalam setiap lisan adalah hal yang patut dilakukan.

Baca Juga »  Sempurnakan Ibadah Dengan Mengetahui Cara Mandi Junub Yang Benar Menurut Islam

Dengan begitu, rasa jenuh, resah bahkan kecewa sekalipun tidak akan bisa hadir dalam hati seseorang. Pada dasarnya sifat ini adalah hasutan setan. Selalu berzikir mengingat-Nya adalah solusi yang sangat tepat.

4. Tawakkal Dan Berserah Diri

Satu hal yang menjadi kunci utama untuk menghilangkan segala macam penyakit hati adalah dengan bertawakkal serta berserah diri. Selain itu, manusia juga harus belajar untuk mensyukuri segala nikmat Allah SWT. Di dalam Al-Quran maupun Hadist, tawakkal sangat dianjurkan.

Melalui rasa syukur inilah hati seseorang akan lebih tenang. Meski terkadang sulit untuk menerima cobaan yang ada, namun teruslah percaya Tuhan punya jalan lain bagi hamba-Nya. Kendatipun saat ini mungkin merasa sangat kesusahan, sedih, gelisah, dan jenuh namun, dibalik itu semua Tuhan punya rencana lebih indah.

5. Mencoba Ikhlas

Ikhlas adalah perihal mendasar dalam setiap perbuatan yang dilakukan. Rasa ini dapat diibaratkan sebuah jembatan yang terhubung dengan jalan keselamatan di akhirat. Untuk menghilangkan rasa jenuh, kecewa maupun resah cobalah untuk berniat ikhlas dalam hati.

Apa yang sebenarnya manusia cari dalam kehidupan ini? Tiada lain dunia hanya tipu daya belaka. Seharusnya selagi masih ada kesempatan di dunia, manusia hendaknya lebih banyak melakukan amal baik, kendatipun itu sulit.

6. Melakukan Perjalanan Religi

Melakukan perjalanan menjadi salah satu cara menghilangkan rasa jenuh menurut Islam. Ada banyak tempat wisata yang bisa dikunjungi. Namun, alangkah baiknya jika mencoba perjalanan wisata religi.

Selain mendekatkan diri kepada Allah, perjalanan seperti ini bisa menenangkan diri serta pikiran seseorang. Mengingat banyaknya tokoh luar biasa yang berjuang di jalan agama pada masa lalu membuat orang berfikir lebih positif menjalani hidup.

Baca Juga »  Cara Menghilangkan Rasa Rindu Menurut Islam agar Tidak Berdosa

Islam mengajarkan kebaikan, toleransi bahkan untuk agama lain. Rasa jenuh, bimbang bercampur aduk menyebabkan penyakit hati yang terkadang berimbas dengan menyalahkan Tuhan. Kenapa begini, kenapa begitu dan seterusnya. Oleh karenanya, jaga hati untuk selalu mengingat Tuhan bahwa apapun yang ada ataupun yang tengah dialami saat ini merupakan kehendak-Nya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *