Perbedaan Saham, Forex, dan Crypto yang Wajib Anda Ketahui (forex.academy)
Perbedaan Saham, Forex, dan Crypto yang Wajib Anda Ketahui (forex.academy)

Perbedaan Saham, Forex, dan Crypto yang Wajib Anda Ketahui

Masihkah dalam keadaan sehat kondisi finansial Anda di masa pandemi ini? Dalam artikel kali ini ini kita akan mengupas apa saja perbedaan saham, forex, dan crypto. Pada dasarnya sekarang ini banyak yang terjun dalam dunia saham, forex, maupun crypto. Hal ini disebabkan karena iming-iming para influencer yang sudah sukses menaklukan pembidangan ini.

Nah, bagi Anda yang tertarik untuk ikut menggeluti bisnis menguntungkan ini, tidak ada salahnya jika Anda memahami terlebih dahulu apa itu saham, forex dan crypto. Coba simak penjelasan di bawah.

Di mana Letak Perbedaan Saham, Forex, dan Crypto?

Dengan mempelajari lebih dalam seluk beluk saham, forex, dan crypto ini, Anda akan lebih mudah menggaet keuntungan berlipat-lipat.

  1. Saham

Apa itu saham? Tentunya Anda sudah tidak asing lagi dengan kata yang satu ini. Ya, saham merupakan suatu dokumen yang menjadi bukti kepemilikan seseorang terhadap atas suatu perusahaan. Dalam hal ini, artinya, saat seseorang membeli saham maka sebenarnya orang tersebut telah membeli separuh kepemilikan perusahaan tersebut.

Jadi, seseorang itu sudah mempunyai hak atas aset dan income perusahaan sesuai besar saham yang ditanamnya. Saham biasanya berupa lembaran kertas yang bertuliskan pernyataan bahwasannya pemilik surat berharga tersebut termasuk dalam deretan pemilik perusahaan yang membuat surat.

Sementara itu, sekumpulan penjual dan penjual saham yang mewakili klaim disebut pasar saham. Di dalam pasar saham juga terdapat sekuritas yang telah terdaftar pada bursa saham publik serta saham yang diperjualbelikan secara swasta.

Investasi pasar saham ini umumnya dilakukan dengan cara trading (platform perdagangan). Untuk bisa mengakses pasar saham, Anda harus mempunyai akun trading dengan melakukan registrasi ke perusahaan sekuritas.

  1. Forex

Forex merupakan singkatan dari Foreign exchange, merupakan sebuah transaksi pertukaran valuta asing (valas). Pertukaran ini terjadi tidak lain karena adanya kebutuhan atas mata uang asing tersebut. Semisal, untuk perjalanan ke luar negeri, berbelanja barang impor, dan lain sebagainya.

Baca Juga »  Keuntungan Melakukan Investasi Reksa Dana Syariah Mandiri yang Perlu Diketahui 

Disisi lain, ada pihak-pihak yang melakukan forex untuk memperoleh profit. Biasanya pihak yang melakukan trading forex ini sudah punya banyak pengalaman dan setia memantau aspek yang mempengaruhi naik turunya mata uang dunia, mengingat adanya pergerakan yang fluktuatif di pasar forex.

  1. Crypto

Crypto atau kepanjangannya Cryptocurrency berasal dari kata “cryptography” yang berarti kode rahasia dan “currency” yang berarti mata uang. Dalam artian yang sesungguhnya, cryptocurrency adalah mata uang uang digital yang digunakan untuk bertransaksi secara virtual, dimana uang ini dilindungi dengan sandi rahasia.

Mata uang ini bersifat desentralisasi, yang mana transaksi dilakukan langsung dari pengirim ke penerima tanpa adanya pihak ketiga atau perantara. Trading crypto bisa dilakukan 24/7 alias kapan saja. Meski terbilang masih baru dan rentan akan penipuan, tidak sedikit orang yang tetap bertahan di bisnis ini demi sebuah keuntungan.

Setelah menyimak sekilas definisi di atas, mungkin Anda sudah mulai mengetahui di mana letak perbedaan saham, forex, dan crypto. Memang, dari segi profit, masing-masing menghasilkan laba. Namun, harga jual-beli forex dan crypto ternyata memiliki tingkat pergerakan yang cukup tinggi, berbeda dengan saham yang cenderung stabil.

Perbedaan selanjutnya ada di titik waktu. Yakni, saham yang beroperasi dengan waktu yang berbeda-beda (tergantung negara tentunya), sedangkan forex terdapat empat sesi perdagangan di dunia yakni sesi Australia (Sydney), sesi Asia (Tokyo), sesi Eropa (London), dan terakhir sesi Amerika (New York). Sedangkan untuk Crypto, dengan jam operasi 24 jam nonstop.

Cukup mudah bukan memahami perbedaan saham, forex, dan crypto? Setelah menyelesaikan telusur artikel ini, semoga Anda bisa memulai bisnis dengan lebih hati-hati. Bagaimanapun, jangan sampai Anda salah dalam mengambil tindakan.

Baca Juga »  Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Proses Trading Saham

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *